Penyebab Utama Serangan Stroke
- Bill Bull
- 15 Mei 2018
- 2 menit membaca
Penyakit stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti dan membuat otak kehilangan pasokan oksigen dan nutrisi yang menyebabkan kematian sel-sel pada otak.
Stroke merupakan penyebab terbanyak dari kelumpuhan yang dialami. Hal tersebut karena efek dari penyakit stroke yang biasanya akan memperlihatkan gejala penyakit stroke yang umumnya berupa kelumpuhan.
Penyebab Utama Penyakit Stroke
Penyakit Stroke adalah kondisi dimana sel-sel atau jaringan otak mengalami kematian karena kekurangan nutrisi dan oksigen, hal tersebut disebabkan oleh adanya pecah pembuluh darah atau dapat juga karena adanya penyumbatan pembuluh darah.

Jenis-jenis Stroke Berdasarkan Penyebab
Berdasarkan jenisnya Stroke terbagi kedalam beberapa jenis
Stroke iskemik, akibat dari adanya penyumbat pembuluh darah.
Stroke hemoragik, disebabkan karena pecahnya pembuluh darah.
TIA Transient Ischaemic Attack, terhentinya pasokan darah ke otak dalam waktu sebentar.
Gejala-gejala Stroke Yang Harus Diwaspadai
Resiko peningkatan serangan stroke terlebih kepada penderita tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, penderita penyakit jantung. Maka akan terlihat beberapa gejala yang bisa menjadi indikasi dari penyakit stroke. Diantaranya :
Adanya sakit kepala
Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan wajah, lengan atau kaki (terutama pada satu sisi tubuh)
Kehilangan kesadaran tiba-tiba, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
Masalah tiba-tiba melihat pada satu atau kedua mata
Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebab
Pengobatan Penyakit Stroke
Pengobatan bagi penderita stroke adalah dengan segera merujuk penderita yang mengalami serangan stroke secepat mungkin untuk mendapatkan penanganan secara tepat. CT-Scan merupakan prosedur standar yang harus dilakukan untuk menentukan jenis stroke yang dialami.
Termasuk jenis stroke iskemik atau stroke hemoragik, hal tersebut untuk menentukan jenis obat dan penanganan lanjutan yang akan diberikan kepada pasien atau penderita.
Pada penderita stroke iskemik akan diberikan obat untuk melarutkan bekuan darah. Sedangkan untuk stroke hemoragik obat yang diberikan guna menghentikan pendarahan.
Pada penderita TIA harus terus dipantau dan dikontrol, karena TIA merupakan tanda peringatan awal bahwa kemungkinan untuk serangan selanjutnya adalah serangan stroke yang berakibat fatal.
Cara Pencegahan Stroke Cara terbaik untuk mencegah stroke adalah mengatasi penyebab yang mendasarinya. Ini paling baik dicapai melalui perubahan gaya hidup, termasuk:
Makan makanan sehat
Menjaga berat badan yang sehat
Berolahraga secara teratur
Tidak merokok tembakau
Menghindari alkohol atau minum secukupnya
Makan-makanan bergizi berarti termasuk banyak buah-buahan, sayur-sayuran. Mengkonsumsi sedikit daging merah atau olahan. Selain itu membatasi asupan kolesterol dan lemak jenuh. Juga mengurangii asupan garam untuk tubuh.
Langkah-langkah lain yang diambil untuk membantu mengurangi risiko stroke meliputi:
Mengendalikan tekanan darah
Mengelola diabetes
Mengobati sleep apnea obstruktif
Penggunaan obat antikoagulan atau antiplatelet untuk membantu mengurangi resiko stroke iskemik. Selain itu, bedah arteri dan beberapa opsi bedah lain juga dapat digunakan untuk menurunkan risiko stroke berulang.